MEDIA HUMAS PAMERAN
MEDIA HUMAS PAMERAN
A. Pengertian Pameran
Suatu
kegiatan penyajian karya seni rupa untuk dikomunikasikan sehingga dapat diapresiasi
oleh masyarakat luas. Pameran merupakan suatu bentuk dalam usaha jasa pertemuan.yang
mempertemukan antara produsen dan pembeli
namun pengertian pameran lebih jauh adalah suatu kegiatan promosi yang
dilakukan oleh suatu produsen, kelompok, organisasi, perkumpulan tertentu dalam
bentuk menampilkan display produk
kepada calon relasi atau pembeli.
B.
Fungsi dan Tujuan peran Pameran sebagai alat Humas
Kegiatan pameran baik yang dilakukan sendiri maupun
oleh organisasi lain, merupakan ajang publikasi yang baik. Pembukaan pameran
yang biasanya dengan upacara mengundang beberapa pejabat atau tokoh masyarakat akan
mengundang kedatangan pers. Disinilah humas memanfaatkan pameran untuk
memperoleh publisitas. Petugas humas melobi pejabat atau tokoh masyarakat yang
diminta untuk membuka pameran untuk mngunjungi stand perusahaannya. Hal ini
diharapkan pers dapat mengabadikan foto pejabat dengan latar belakang stand
pameran kita untuk kemudian ditampilkan dalam media massa. Yang harus
diperhatikan dalam pameran adalah desain lokasi yang sangat menarik, pelayanan,
penjaga stand harus komunikatif, ramah,
display, booklet, leaflet, dsb. Adapun manfaat Pameran secara lebih rinci
adalah sebagai berikut;
1.
Merupakan satu –
satunya media periklanan yang menyentuh semua panca indra; mata, telinga,
hidung, kulit.
2.
Pos atau pusat penanganan
yang melayani segenap peserta pamera dan uga pengunjung, terutama kalangan
media massa.
3.
Publisitas yang
mulai disebarkan sebelum acara itu dibuka, selama, atau sesudah acara
berlangsung, akan dapat meningkatkan daya tarik sehingga akan lebih mudah
memikat perhatian pengunjung.
4.
Publikasi tersebut
akan menyebarluaskan pesan – pesan pihak penyelenggara kepada ribuan orang,
termasuk yang berhalangan hadir.
5.
Menggalang
pemahaman dan pengetahuan khalayak mengenai organisasi atau produk – produknya.
6.
Melekatnya suatu
pengalaman pada diri seseorang dengan lebih terjamin.
7.
Pameran dapat menjadi
koreksi terhadap persepsi maupun impresi seseorang.
8.
Memikat perhatian
lebih besar karena, bersifat realistis, konkrit, dan nyata.
9.
Dapat mempertimbangkan
minat public.
C.
Jenis – jenis Pameran
1.
Pameran Umum (Public
Exhibition)
2.
Pameran Dagang
(Trade Exhibition)
3.
Pameran Luar Ruang
(Outdoor Exhibition)
4.
Pameran Terbatas
(Private Exhibition)
5.
Pameran Dagang
Luar Negeri (Overseas Trade Fairs)
6.
Pameran Patungan
(Joint venture Exhibition)
7.
Pameran Keliling
(Mobile Exhibition)
8.
Pameran Jinjing
(Portabel Exhibition)
9.
Pameran Kecil
(Small Exhibition)
10.
Acara Pekan
Belanja atau Pekan Promosi (Shopping Weeks)
11.
Ajang Pameran
Khusus (Special Exhibition)
D.
Karakteristik Pameran
1. Mudah menarik perhatian
2. Waktu yang longgar
3. Peluang mencoba prototip
4. Peluang pertemuan tatap muka
5. Acara demonstrasi dan pembagian sampel
6. Adanya suasana akrab dalam pameran
E. Hal – hal yang perlu diperhatikan perusahaan atau
organisasi dalam mengikuti pameran
1. Penyelenggara
2. Waktu
3. Tempat
4. Biaya stand
5. Sarana – sarana penunjang
6. Publikasi
7. Bongkar pasang
8. Humas
9. Kegiatan – kegiatan terkait
10. Apakah biayanya sepadan
F.
Perencanaan Pameran
Penuhi kriteris unsur 5W+1H:
1. What: apa yang akan dipamerkan?
2. Who: siapa yang akan menangani pameran tersebut?
3. Where: dimana pameran tersebut dilaksanakan?
4. When: kapan pameran tersebut dilaksanakan?
5. Why: mengapa perusahaan atau organisasi haus mengikuti
pameran tersebut
6. Bagaimana pelaksanaannya?
SOURCE:
elib.unikom.ac.id
id.m.wikipedia.org
waroengkemanx.blogspot.co.id/2010/07/pameran-sebagai-promosi-yang-efektif.html?m=1
Komentar
Posting Komentar